Solskjaer Sebut Man United Pantas Kalah dari Wolverhampton

JawaPos.com – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menilai kekalahan timnya dari Wolverhampton Wanderers menjadi kegagalan paling menyakitkan sepanjang karirnya melatih Setan Merah. Dia tanpa sungkan menganggap Man United pantas kalah dari Wolverhampton, Senin (18/3) dini hari WIB.

Mengalami kekalahan dari tim medioker tentunya menimbulkan aib tersendiri, bahkan terbilang memalukan. Sebab hal itu dapat mencoreng nama besar Setan Merah. Hal itu diakui oleh Solskjaer setelah Man United disingkirkan Wolverhampton dari perempat final Piala FA musim ini.

Solskjaer menilai kegagalan itu tidak terlepas dari perilaku anak asuhnya. Dia melihat mereka terlalu meremehkan lawan sehingga tidak dapat bermain dengan serius.

“Kami tidak memiliki keinginan atau kualitas dalam menguasai bola. Tempo yang muncul tidak cukup, jadi kami justru terbawa permainan lawan. Saya rasa kami terlalu nyaman dengan penguasaan bola,” jelasnya dikutip Sky Sports.

Bahkan hal itu juga terlihat dari serangan-serangan yang dilancarkan para pemainnya. Dia melihat mereka tidak mampu memberikan tekanan ke penjaga gawang Wolverhampton.

Berbeda dibandingkan kegagalan saat melawan Arsenal pada Minggu (10/3) lalu. Meskipun dikalahlan dengan skor 0-2, tetapi dia menilai para pemainnya mampu menunjukkan keinginan untuk menang. Bahkan dia mengaku kekalahan itu tidak pantas diraih oleh Man United.

Berkaca dari hal tersebut, Solskjaer mengatakan kegagalan itu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan anak asuhnya. Dia optimis Man United tidak akan mengulang kesalahan yang sama.

“Kami siap untuk bertanding kembali. Kami memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan. Kami tidak bisa menunggu tantangan untuk (posisi ketiga) dan tentu saja akan ada malam besar saat melawan Barcelona. Akan banyak yang harus dikembangkan. Jangan khawatir mengenai sikap pemain karena ketika kami kembali lagi, kami akan berikan permulaan yang bagus,” pungkas manajer asal Norwegia tersebut.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Bintang Rahmat

JawaPos