Pemkot Tangsel Minta Polisi Selidiki Penyebab Kematian Paskibraka Aurel

Merdeka.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membenarkan Wali Kota Airin Rachmi Diany meminta polisi, untuk menyelidiki penyebab kematian calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tangsel Aurellia Qurratu Aini (16).

BERITA TERKAIT

“Bukan melapor, itukan yang dirugikan pihak keluarga masa kita melapor,” kata Benyamin Davnie di Puspemkot Tangsel, Jumat (9/8).

Benyamin menegaskan, Pemkot Tangsel juga menginginkan masalah kematian Aurellia, yang meninggal dunia dalam masa pelatihan Capaska tingkat Kota Tangsel, Kamis (1/8) lalu.

“Memang kita minta untuk menyelidiki, untuk melihat duduk persoalan sebenarnya, kan enggak ada autopsi. Kalau ada autopsi itu enak. Ya inisiatif Bu Wali,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, Aurel meninggal dunia usai mengikuti masa pelatihan Calon Pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Kota Tangsel.

Dia meninggal dunia akibat terjatuh di rumahnya di Perum Taman Royal 2, Cipondoh Kota Tangerang, Kamis (1/8). [cob]

Merdeka.com