Megawati: Katanya Berdikari, Kalau Kurang Langsung Impor

Merdeka.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyinggung sejumlah hal di sela pidato politiknya di Kongres V PDIP di Bali. Salah satunya soal impor beras.

BERITA TERKAIT

“Kalau sudah bilang impor beras, langsung singgung katanya berdikari. Katanya mau berdiri di atas kaki sendiri. Tapi kalau kurang langsung impor, Kalau yang punya beras diekspor ke Indonesia,” kata Mega yang mengenakan blouse hitam dipadu merah di Ballroom Inna Garuda, Kamis (8/8).

“Gimana kalau gak bisa lagi ekspor atau kita terima jadi impor, kita mau makan apa?” sambungnya.

Saat impor beras ramai diperbincangkan, kata Mega, seolah dirinya tidak memikirkan rakyat.

“Oh ibu Mega enggak pikir rakyat, mau seperti pikirannya. Setelah terjadi kekurangan lalu harus dilakukan seperti apa,” sambung Mega.

Mega lalu mengisahkan pengalamannya saat menjabat Komisi IV DPR yang mengurusi bagian pertanian. Saat itu itu dia melakukan kunjungan ke bagian timur Indonesia yang mayoritas warganya mengonsumsi sagu, singkong dan sangat jarang makan nasi.

“Apalagi seperti sekarang ada angin apa ya. Banyak pulau tidak bisa suplai beras, karena enggak ada sawah, adanya sagu,” jelas dia.

“Lalu waktu saya ke Maluku, bertemu masyarakat. Saya tanya udah sarapan belum katanya, baru makan roti, belum makan, lalu akan makan nasi. Ternyata kalau makan nasi belum makan. Loh itu belum kenyang. Kalau makan itu makan apa, makan sagu. Hebat ya, roti iya, sagu iya, sagu iya,” ungkap Mega sembari tertawa.

“Maka itu saya apresiasi pemerintah dan DPR RI terkait UU Sistem Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,” sambungnya. [lia]

Merdeka.com