Klopp dan van Dijk Tidak Gentar Hadapi Barcelona di Camp Nou

SPANYOL- Sejak undian perempat final Liga Champions dilakukan sudah banya memprediksi Barcelona bakal bertemu di semifinal. Dan hal itu terbukti ketika Barca mampu menyingkirkan Manchester United dan Liverpool gusur Porto dari Portugal.

Tentu pertemuan kedua tim bakal menarik karena keduanya sama-sama diunggulkan. Dan juga yang menarik dua mantan pemain Liverpool yang kini memperkuat Barca yaitu Luis Suarez dan Philippe Coutinho akan mengghadapi mantan klubnya itu.

Jika Liverpool memiliki Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberti Firminho di depan, di Barca ada Messi, Surez dan Dembele. Siapa yang paling hebat bakal dibuktikan pada laga leg pertama di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dinihari dan leg kedua di Anfield pekan depan

Menghadapi leg pertama, tentu Blaugrana lebih diunggulkan karena bermain di kandang sendiri. Namun demikian bagi bek Liverpool Virgil van Dijk mengaku bakal bisa mengendalikan Messi.

Dan bagi van Dijk pada laga kali ini juga akan digunakan membalaskan dendam ketika dia masih membela tim Celcic dia merasakan digdaya Barcelona dengan kemenangan 6-1a Desember 2013. Padahal, ketika itu Messi tidak bermain.
“Itu adalah stadion yang bagus, stadion yang bersejarah, dan bagi saya itu adalah pengalaman hebat untuk bermain di sana,” ujar pemain asal Belanda ini.

Van Dijk menyebut Messi sebagai pemain terbaik di dunia saat ini, namun sang bek yakin timnya siap menghadapi bintang asal Argentina itu.

“Ya, saya pikir ia adalah pemain terbaik di dunia, seperti yang saya katakan sebelumnya,” ujarnya.

“Tapi, Anda lihat bagaimana kami bermain, bagaimana kami bertahan, kami tidak bertahan satu lawan satu, kami bertahan secara bersama-sama dan menyerang secara bersama-sama juga, jadi kita akan lihat. Kami akan siap.”

“Situasinya adalah kami ada di semi-final lawan Barcelona dan kami akan menghadapi salah satu pemain terbaik…saya pikir pemain terbaik di dunia.”
Sedangkan manajer Liverpool Jurgen Klopp menegaskan, dia juga tidak akan terintimidasi ketika bermain di Camp Nou.

Bagi pelatih asal Jerman itu Camp Nou hanyalah stadion seperti pada umumnya, bukan ibarat kuil sepakbola yang sakral.

Jadi, menurutnya, tidak ada alasan untuk gentar meladeni pasukan Ernesto Valverde Rabu esok.

“Pertandingan adalah hal yang fantastis bagi fans sepakbola,” tambah pria Jerman itu, singkat. (b)

Poskota News