Buruh Merangsek, Minta Polisi Buka Kawat Berduri Menuju Istana

Merdeka.com – Di kawasan Patung Kuda Monas, Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) perlahan-lahan mendekati pembatas kawat berduri. Mereka meminta polisi membuka pembatas yang dijaga polisi wanita karena akan berdemo di depan istana kepresidenan.

BERITA TERKAIT

“Kita ingin sopan dan santun. Ayo kita maju dua langkah, maju,” ujar seorang orator di atas mobil komando, di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (1/5).

“Ayo kita sama pak polisi untuk buka, tapi ingat kita sopan ya,” katanya.

“Pak polisi buka, buka, buka,” teriak ratusan buruh KSPN.

Dalam aksinya, KSPN akan menyampaikan beberapa tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. KSPN menilai pemerintah telah gagal dalam kesejahteraan buruh.

“Kita minta cabut PP Nomor 78 tahun 2015,” tegas orator.

Liputan6.com/ika defianti

Sementara di Jalan Sudirman Arah Bundaran Hotel Indonesia, Puluhan Polisi mulai menutup jalan. Mereka berbaris membentuk pagar betis sebelum Halte Transjakarta Tosari. Tameng dan tongkat telah disiapkan.

Tak hanya itu, mobil water cannon juga tampak disediakan di belakang para barisan Polisi. Berjarak 200 meter dari barisan Polisi tampak ratusan buruh yang berbaris rapi menghadap Bundaran HI.

Pantauan Liputan6.com para buruh mengenakan pakaian serba merah. Sejumlah mobil komando juga ikut serta dalam rombongan. Bendera merah putih dan bendera serikat kerja juga tampak mewarnai barisan buruh.

Tak hanya itu, para buruh juga membawa spanduk dan pamflet dengan berbagai macam tuntutan. Sambil menunggu buruh lainnya, mereka menyanyikan berbagai yel-yel.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [bal]

Merdeka.com