Belasan Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo Solo

Merdeka.com – Pemerintah Kota Solo terus berupaya memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Meski jilatan api sudah tidak nampak besar, namun kepulan asap dirasakan mengganggu warga sekitar lokasi. Tidak hanya Solo, kepulan asap juga mengganggu warga Karanganyar, yang lokasinya berdekatan.

Upaya terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo. Agar maksimal, pemadaman dilakukan pada malam hari. Hal tersebut untuk menghindari aktivitas warga, khususnya pemulung dan hewan ternak (sapi) di siang hari.

“Kami juga terus melakukan penyemprotan sepanjang hari,” ujar Kasi Pengelolaan Sampah DLH Kota Solo Reni Cahyawati, Selasa (8/10).

Menurut Reni, pihaknya memaksimalkan pemadaman pada malam hari. Bersama Damkar dan BPBD, pihaknya melakukan upaya pemadaman dengan penyemprotan air ke lokasi kebakaran.

“Kalau siang hari terlalu banyak aktivitas, jadi kami memilih malam hari agar mobil pemadam lebih leluasa dan tidak terganggu,” jelasnya lagi.

Pemadaman pada Senin malam melibatkan sebanyak 11 armada. Di antaranya dari Damkar 4 unit, BPBD 2 unit dan dari DLH sebanyak 5 unit. Reni menambahkan, selama ini yang masih menjadi kendala dalam upaya pemadaman selain medan yang cukup sulit juga karena lokasi pasokan air sangat jauh.

“Kami bersama PMI akan melakukan pembagian masker kepada warga yang menjadi korban asap kebakaran. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap warga yang terdampak asap kebakaran,” pungkas dia. [cob]

Merdeka.com